Naik Gojek Gelisah Gulana

Naik Gojek Gelisah Gulana

Setelah seharian duduk dan ngetik di depan laptop, saya harus ke Sampang. Dari suatu tempat megah harus naik gojek dulu menuju tempat pemberhentian bus menuju Madura.

Demi mendapatkan tarif murah, akun yang dipake punya istri karena ada voucher diskonnya dan ada saldonya. Punya saya saldo gojeknya tinggal 5.300. Nggak cukup untuk perjalanan 10 km.

Nggak lama berselang datanglah si abang jaket ijo. Dia pake sepeda motor warna ijo juga. Saya harus memeriksa sepatu takut jebol, jadi agak lama sampai si jaket ijo mematikan mesin motornya.

Saat sudah siap, si ijo distarter manual. Kemudian helm ijo diberikan pada saya. Saya merangkapi helm itu dengan topi.

“Kerja shift malam Mas,” tanya Bang Ijo pada saya. Karena saya baru potong rambut, sepertinya dia mengira saya satpam. “Oh nggak, saya mau ke Madura,” jawab saya.

Setelah itu perjalanan terus berlalu. Sampai mulai terasa aneh. Si Abang Ijo itu kalau ada mobil atau sepeda motor menyalip selalu berkomentar. Tapi nggak jelas komentarnya.

Sesekali dia seolah nggak mau disalip kendaraan lain. Hingga ada mobil Mercedes putih pasang lighting kiri tapi si abang malah makin mepet. Seperti mau menabrakkan diri ke mobil itu.

Dengan kekuatan bokong saya kendalikan motor itu dari belakang. Si abang komentar lagi nggak jelas. Saya tidak memperpanjangnya takut nanti pas ada truk ditabrakkan beneran wkwkwk…

Laju kami berdua bukan pelan-pelan loh. Rada ngebut menurut saya. Dan semakin ngebut, si abang semakin banyak komentarnya yang nggak jelas.

Saya dalam hati berdoa supaya lekas sampai tujuan. “Turun depan ae Mas yo,” akhirnya si Abang bicara dengan jelas lagi. “Iya,” terserah pokoknya saya cepat turun.

Saya akhirnya turun di tempat tujuan dengan lega. Doa mengiringi si abang, semoga dia dan penumpang selanjutnya aman dan sentosa. Aamiin..

Rabu, 14 Agustus 2019

Written by
Nara Ahirullah
Join the discussion

Instagram has returned empty data. Please authorize your Instagram account in the plugin settings .

Tentang Nara

Nara Ahirullah

Saya tidak pandai bercerita, tapi suka menulis.

Instagram

Instagram has returned empty data. Please authorize your Instagram account in the plugin settings .